ID
202626/10

Tap Plate adalah: Pelat Ulir untuk Pasang Mesin di Baja

Gambar Teknik & SpesifikasiDiperbarui 26/10/2026Baca 10 menit

Anda sedang membaca spesifikasi pompa skid, fan, atau panel dari supplier Jepang. Satu barisnya berbunyi "タッププレート、ボルト、ナットを付属する", artinya tap plate, baut, dan mur disertakan sebagai kelengkapan. Tim struktur bertanya apa itu "tap plate", dan tidak ada yang tahu siapa yang harus mengelasnya ke baja.

Tap plate (タッププレート, tappu pureto) adalah pelat logam dengan lubang berulir dalam (lubang tap). Saat mesin dipasang di atas baja struktur, tap plate dilas ke baja dan menjadi dudukan baut pengikat mesin. Di lapangan Jepang, pelat ini juga disebut "tap base" (タップベース) atau "tapping plate" (タッピングプレート).

Artikel ini menjelaskan fungsi pelat tersebut dan perbandingannya dengan cara lain mengikat mesin ke baja. Anda juga akan melihat perbedaan pemasangan di baja dengan di pondasi beton, serta apa yang perlu dicek di spesifikasi dan di lapangan. Di bagian akhir ada daftar periksa, pertanyaan untuk supplier Jepang, dan FAQ tentang komponen yang mirip serta nama Inggrisnya.

Daftar isi
  1. Tap Plate adalah: Pelat Berlubang Ulir
  2. Mengapa Memakai Tap Plate? Tiga Cara Mengikat Mesin ke Baja
  3. Langkah Pemasangan: Pondasi Beton vs Baja
  4. Yang Perlu Dicek Saat Spesifikasi Menyebut Tap Plate
  5. Daftar Periksa Tap Plate dan Pertanyaan untuk Supplier Jepang
  6. Batasan Panduan Ini
  7. FAQ Tap Plate
  8. Sumber

Tap Plate adalah: Pelat Berlubang Ulir

Secara umum, tap plate adalah pelat logam apa pun yang punya lubang berulir. Di proyek konstruksi dan pemasangan, istilah ini paling sering berarti pelat untuk memasang mesin di atas baja struktur (tekko, 鉄骨).

Tap adalah alat untuk membuat ulir dalam di dinding lubang. Setelah lubang di-tap, baut bisa langsung diputar masuk, sehingga pelat itu sendiri berfungsi sebagai mur.

Gambar 1: Potongan mesin yang dipasang dengan tap plate

Baut diputar masuk ke lubang ulir pada pelat yang dilas ke baja. Kaki mesin diletakkan di atas baut, lalu dikencangkan dengan mur dari atas.

MurBautLasMesinKaki mesinTap plateBaja struktur (H-beam)

Susunan ini sama dengan langkah pemasangan di baja pada bagian berikutnya. Cara mengikat baut bergantung pada ukuran dan desain mesin.

Tap plate juga dipakai sebagai komponen di dalam mesin. Namun artikel ini hanya membahas tap plate untuk memasang mesin.

Mengapa Memakai Tap Plate? Tiga Cara Mengikat Mesin ke Baja

Tujuan tap plate adalah menyambung mesin ke baja struktur dengan baut. Ada tiga cara umum untuk mengikat mesin ke baja, dan alasan memilih tap plate paling mudah terlihat bila ketiganya dibandingkan.

Gambar 2: Tiga cara mengikat mesin ke baja struktur

Dengan tap plate, mesin bisa dibaut tanpa melubangi baja, dan tetap bisa dilepas nanti.

Mesin dilas langsung
Baut tembus lewat lubang yang dibor di baja
Tap plate
Pelepasan
Hanya bisa dilepas dengan memotong las
Lepas murnya
Lepas murnya
Penyelarasan posisi
Dilas di tempat mesin diletakkan
Lubang di baja harus sejajar dengan lubang di mesin
Pelat diletakkan mengikuti lubang mesin, lalu dilas
Pekerjaan pada baja
Mesin dilas ke baja
Baja dibor; mur di sisi belakang harus ditahan
Tanpa pengeboran; pelat dilas ke baja
Cocok untuk
Perlengkapan kecil yang tidak akan pernah dilepas
Sisi belakang baja bisa dijangkau
Mesin yang akan dilepas untuk inspeksi atau penggantian

Cara yang tepat bergantung pada berat mesin dan kondisi desain baja. Tabel ini hanya membandingkan perbedaan secara umum.

Topik utama di sini adalah pemasangan di baja. Sebagai pembanding, kita lihat dulu alur pemasangan pada pondasi beton yang umum.

Langkah Pemasangan: Pondasi Beton vs Baja

Pada pondasi beton, salah satu cara yang umum memakai chemical anchor, yaitu kapsul resin yang merekatkan baut angkur di dalam lubang bor. Pada baja, tap plate yang dilas menggantikan angkur tersebut. Gambar 3 menunjukkan kedua urutan langkahnya.

Gambar 3: Langkah pemasangan di beton dan di baja

Langkah terakhirnya sama: mesin diletakkan dan mur dikencangkan. Yang berbeda adalah cara baut ditahan.

Pondasi beton (chemical anchor)
Baja struktur (tap plate)
Langkah 1
Bor lubang di beton dan bersihkan debunya
Letakkan tap plate di baja pada posisi yang sejajar dengan lubang pemasangan mesin
Langkah 2
Masukkan chemical anchor (kapsul resin) ke dalam lubang
Las di sekeliling tap plate agar terikat ke baja
Langkah 3
Masukkan baut angkur dan tunggu resin mengeras
Putar baut masuk ke lubang ulir hingga berdiri tegak
Langkah 4
Letakkan mesin dan kencangkan mur
Letakkan mesin dan kencangkan mur

Ini hanya garis besar. Langkah sebenarnya berubah menurut ukuran mesin dan proyeknya.

Berikut hasil akhir pemasangannya. Pada beton, baut angkur ditanam dengan resin:

Mesin yang dipasang pada pondasi beton dengan baut angkur dan mur

Pada baja, tap plate yang dilas menahan bautnya, sehingga baja itu sendiri tidak perlu dibor:

Mesin yang dipasang dengan baut dan mur pada tap plate yang dilas di baja struktur

Mesin sebenarnya bisa dilas langsung ke baja. Dengan tap plate, mesin tetap bisa dilepas, dan ini berguna saat perawatan. Agar manfaat itu terpakai, pekerja butuh ruang untuk menjangkau mur dengan kunci. Bila pipa dan rangka penyangga (kadai, 架台) padat di sekitar mesin, cek jarak bebasnya sejak tahap tata letak.

Yang Perlu Dicek Saat Spesifikasi Menyebut Tap Plate

Tap plate adalah komponen kecil, tetapi bila detailnya tidak diputuskan, pekerjaan di lapangan bisa berhenti. Pengecekannya terbagi dua: yang dikonfirmasi di spesifikasi dan gambar, dan yang dikonfirmasi saat pemasangan.

Gambar 4: Empat poin yang dicek di spesifikasi dan di lapangan

Dua poin pertama dicek di spesifikasi dan gambar, dua poin terakhir di lapangan.

Siapa yang menyediakanKata "disertakan" berarti komponen masuk lingkup mesin. Tentukan juga siapa yang mengelas
Tebal pelat dan ukuran ulirDitetapkan desainer dari beban dan ukuran baut, lalu dicantumkan di gambar
Posisi lubangApakah lubang ulir sesuai dengan lubang pemasangan mesin?
Kondisi ulirApakah ulir tersumbat percikan las atau cat?

Tebal pelat dan ukuran ulir sebenarnya ditentukan oleh desain mesin dan rangka penyangga. Artikel ini tidak memberikan angka umum.

Di Spesifikasi dan Gambar

Mulai dari scope of supply, yang di spesifikasi Jepang disebut shosho (所掌). Bila tertulis tap plate, baut, dan mur "disertakan" (付属, fuzoku), supplier mesin yang menyediakan komponennya. Kalimat itu saja tidak menyatakan siapa yang mengelas pelat ke baja.

Pembagian pekerjaan berbeda di tiap kontrak. Tuliskan siapa yang mengelas dan siapa yang mengecat sejak tahap quotation specification (mitsumori shiyosho, 見積仕様書), supaya tidak ada pekerjaan yang jatuh di antara dua pihak. Untuk cara spesifikasi Jepang mendefinisikan lingkup, lihat juga pembahasan purchase specification dan siapa yang menyediakan flange pasangan.

Berikutnya, cek tebal pelat dan ukuran ulir. Karena pelat menggantikan mur, pelat yang terlalu tipis membuat jumlah ulir yang bertaut dengan baut terlalu sedikit. Produsen komponen Elesa+Ganter menyatakan di katalognya bahwa untuk pelat berlubang ulir miliknya, tebal pelat sama dengan kedalaman masuk ulir minimum. Ukuran dan kekuatan baut, termasuk kelas kekuatan dan torsi pengencangan, ditentukan desainer.

Saat Pemasangan

Di lapangan, cek posisi lubang lebih dulu. Tap plate diletakkan menyesuaikan lubang pemasangan mesin, baru dilas. Karena itu, bandingkan dengan dimensi mesin sebelum mengelas.

Lalu cek ulirnya. Percikan las (spatter, butiran logam kecil yang terlempar saat mengelas) atau cat di ulir membuat baut sulit masuk. Karena itu lubang ulir ditutup dan dilindungi sebelum pengelasan atau pengecatan, yang di Jepang disebut yojo (養生), atau ulirnya dicek lagi setelah pekerjaan selesai.

Pengelasan di atas baja struktur sering dilakukan di ketinggian. Aspek K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) seperti izin kerja panas dan perlindungan jatuh tetap mengikuti ketentuan K3 yang berlaku, antara lain UU No. 1 Tahun 1970, serta prosedur proyek Anda.

Daftar Periksa Tap Plate dan Pertanyaan untuk Supplier Jepang

Gunakan daftar berikut saat spesifikasi atau gambar Jepang menyebut tap plate (タッププレート), tap base (タップベース), atau tapping plate (タッピングプレート).

Daftar periksa

  • Spesifikasi: Apakah scope of supply mencantumkan tap plate, baut, dan mur? Apakah masing-masing disediakan supplier mesin atau oleh Anda?
  • Spesifikasi: Apakah tertulis siapa yang mengelas pelat ke baja, dan siapa yang mengecat atau melakukan touch-up sesudahnya?
  • Gambar: Apakah tebal pelat, ukuran ulir, dan posisi lubang tertera sebagai dimensi?
  • Gambar: Apakah penanggung jawab desain baja sudah mengonfirmasi posisi pelat di atas balok?
  • Tata letak: Apakah ada ruang cukup di sekitar mur untuk kunci, dengan memperhitungkan pipa dan rangka di dekatnya?
  • Sebelum mengelas: Apakah posisi pelat sudah dicocokkan dengan lubang pemasangan mesin yang sebenarnya?
  • Pengelasan dan pengecatan: Apakah lubang ulir sudah ditutup?
  • Sebelum mesin diletakkan: Apakah baut bisa diputar masuk dengan lancar, tanpa percikan las atau cat di ulir?

Pertanyaan untuk supplier

  • Apakah tap plate, baut, dan mur termasuk dalam scope of supply Anda?
  • Siapa yang bertanggung jawab mengelas tap plate ke baja struktur, dan mengecat sesudahnya?
  • Mohon cantumkan tebal pelat, material, ukuran ulir, dan tata letak lubang di gambar.
  • Mohon kirim gambar berdimensi lubang pemasangan mesin agar kami bisa menentukan posisi pelat sebelum pengelasan.
  • Standar apa yang dipakai untuk baut dan mur (JIS, ISO, atau lainnya)? Bila perlu, mintalah juga kelas kekuatannya.

Contoh email pertanyaan

Subjek: Tap plate untuk [nama mesin] – scope dan detail gambar
Yth. [Nama],
Spesifikasi Anda menyebut bahwa tap plate, baut, dan mur akan disertakan bersama [nama mesin]. Untuk menyiapkan pekerjaan baja, mohon konfirmasi hal berikut:
1. Siapa yang akan mengelas tap plate ke baja struktur kami, dan siapa yang mengecatnya sesudahnya?
2. Tebal pelat, material, ukuran ulir, dan tata letak lubang (mohon cantumkan di gambar).
3. Gambar berdimensi lubang pemasangan mesin.
Terima kasih,
[Nama Anda]

Batasan Panduan Ini

  • Tebal pelat dan ukuran ulir ditentukan oleh desain mesin dan rangka penyangganya. Panduan ini tidak memberi angka umum, jadi konfirmasikan ke desainer dan supplier.
  • Pilihan antara las langsung, baut tembus, atau tap plate bergantung pada berat mesin dan kondisi desain baja.
  • Nama "tap plate", "tap base", dan "tapping plate" tidak ditetapkan oleh standar, dan pemakaiannya berbeda antar perusahaan dan lokasi. Kenali komponennya dari bentuk dan dimensinya, bukan dari namanya.
  • Langkah pemasangan di atas adalah garis besar, bukan prosedur kerja. Ikuti prosedur proyek yang sudah disetujui, ketentuan K3, dan arahan penanggung jawab baja dan mesin.
  • Padanan standar baut dan mur Jepang (JIS) dengan SNI atau ISO belum dikonfirmasi dalam artikel ini. Tanyakan standar yang dipakai kepada supplier.

FAQ Tap Plate

Gambar 5: Komponen mirip yang punya ulir dalam

Bentuknya mirip, tetapi berbeda dalam tempat pemasangan dan apa yang ditahan.

Tap platePelat tebal yang dilas ke baja struktur sebagai dudukan baut untuk memasang mesin
Nut platePelat kecil berulir yang dipasang di sisi belakang sebagai pengganti mur
Weld nutMur yang dilas di balik lubang pada pelat baja agar menjadi ulir dalamnya
Pelat dudukan panelPelat baja di dalam panel kontrol tempat komponen dan DIN rail dipasang dengan sekrup

Apa beda tap plate, tap base, dan tapping plate?

Ketiganya kadang dipakai untuk menyebut pelat berlubang ulir. Namun ketiganya bukan nama yang ditetapkan standar, dan pemakaiannya berbeda antar perusahaan dan lokasi.

Sebagai contoh, sebuah kontraktor perpipaan Jepang mencantumkan "weld tap base" (溶接タップベース) di antara contoh pekerjaan fabrikasinya. Ini menunjukkan bahwa pelat yang dilas sebagai dudukan kadang disebut "base". Di gambar dan spesifikasi, pastikan komponennya dari bentuk dan dimensinya.

Apakah tap plate berkaitan dengan sekrup self-tapping?

Tidak. Namanya mirip, tetapi komponennya berbeda. Sekrup self-tapping (tapping screw) membentuk ulir dalamnya sendiri saat diputar masuk, sehingga cukup dipasang di lubang pilot polos tanpa tap dan tanpa mur.

Sekrup ini terutama dipakai pada pelat baja tipis. Tap plate bekerja dengan cara lain: ulirnya sudah dibuat lebih dulu dengan tap.

Apa nama tap plate dalam bahasa Inggris?

Orang kadang mencari "tap plate" dan "tapping plate", tetapi tampaknya tidak ada nama Inggris yang baku. Katalog produsen komponen di luar Jepang memakai istilah seperti "plate with tapped holes" dan "threaded plate".

Saat bertukar gambar atau spesifikasi lintas negara, jangan hanya mengandalkan nama. Nyatakan tebal pelat, diameter nominal ulir, dan posisi lubang sebagai dimensi agar tidak terjadi salah paham.

Apa beda tap plate dengan nut plate dan weld nut?

Nut plate adalah pelat kecil berulir dalam yang dipasang di sisi belakang suatu bagian sebagai pengganti mur. Perangkat engsel, misalnya, dijual dengan nut plate berulir sebagai aksesori. Nut plate menjepit suatu bagian dari belakang, sedangkan tap plate dilas ke baja struktur sebagai dudukan mesin.

Cara lain adalah mengelas mur di balik lubang baut pada pelat baja atau rangka penyangga, sehingga baut bisa dikencangkan tanpa menahan mur. Di Jepang, weld nut diatur dalam JIS B 1196, dan katalog produsen mengelompokkannya menjadi tipe segi enam, segi empat, dan T. Pada tap plate, ulir dibuat langsung di pelatnya, jadi tidak ada mur yang perlu dilas.

Apa beda tap plate dengan pelat dudukan komponen di panel kontrol?

Di dalam panel kontrol, komponen dipasang pada pelat baja yang oleh produsen panel Jepang disebut kiban (基板, mounting plate). Contohnya, mounting plate baja BP22 dari Nitto Kogyo setebal 2,3 mm.

Pada pelat ini dibuat lubang sesuai komponen, lalu breaker, terminal block, dan DIN rail selebar 35 mm (di katalog Nitto Kogyo disebut "IEC rail") dipasang dengan sekrup. Pelat ini komponen yang berbeda dari tap plate untuk pemasangan. Namun bila panel atau junction box (JB) itu sendiri dipasang di rangka penyangga baja, cara dalam artikel ini bisa menjadi salah satu pilihan.

Sumber

Bermanfaat? Bagikan

Tentang editor

Editor MONOSCOPEFOUNDER & EDITOR

Sekitar sepuluh tahun bekerja di produsen peralatan pabrik dan perusahaan rekayasa pabrik, menangani usulan, desain, dan uji jalan peralatan, lalu beralih ke pemasaran digital. Kini menjadi konsultan web bagi produsen B2B, membantu mereka menjelaskan produk dan teknologinya. Memegang lisensi nasional Jepang sebagai Energy Manager dan Insinyur Kepala Listrik Kelas Tiga.

Menulis blog teknik sejak 2017 (lebih dari 500 artikel) dan mengelola kanal YouTube berbahasa Jepang dengan sekitar 20.000 pelanggan. Setiap panduan ditulis dari sudut pandang lantai produksi Jepang dan diperiksa terhadap standar yang dikutip.

MoreRelated

Panduan lainnya

Semua panduan