ID
202630/10

Ulir Rc (PT) vs NPT: Cara Membaca Kode R, Rp, dan G

Gambar Teknik & SpesifikasiDiperbarui 30/10/2026Baca 19 menit

Sebuah pressure gauge datang dari pemasok Jepang dengan tulisan "R1/4" di datasheet. Gambar skid dari Jepang menulis "Rc 1/2 (PT)" pada port instrumennya. Pabrik Anda memakai NPT, gudang menyimpan fitting BSPT dan BSPP, dan pertanyaannya sederhana: apakah semua ini bisa disambung?

Jawaban singkatnya: ulir R, Rc, dan Rp (JIS B 0203, berdasarkan ISO 7-1) tidak bisa dipertukarkan dengan ulir NPT (ASME B1.20.1). R, Rc, dan NPT sama-sama ulir pipa tirus (Rp adalah pasangan female paralel untuk R), tetapi sudut ulir (55° vs 60°), bentuk ulir, dan sebagian besar pitch-nya berbeda.

Pada ukuran 1/2 dan 3/4, jumlah ulir per inci (TPI) bahkan sama, sehingga TPI saja tidak cukup untuk menilai apakah dua komponen cocok.

Panduan ini menjelaskan kode yang Anda temui pada gambar dan datasheet dari Jepang: R, Rc, Rp, G, serta kode lama PT, PS, dan PF. Setelah itu kode-kode tersebut dibandingkan dengan NPT, BSPT, dan BSPP, dilengkapi dengan letak seal masing-masing sambungan, daftar cek, pertanyaan untuk pihak Jepang, dan contoh kalimat RFQ yang bisa langsung dipakai.

Daftar isi
  1. Tabel Cepat: Arti Setiap Kode
  2. R, Rc, dan Rp: Ulir Pipa Tirus Jepang
  3. NPT: Ulir Pipa Tirus Amerika
  4. Rc (PT) vs NPT: Perbandingan Berdampingan
  5. BSPT, BSPP, dan Posisi Ulir G
  6. Menulis Spesifikasi Adapter dan Suku Cadang Pengganti
  7. Daftar Cek: Pastikan Sebelum Menyambung
  8. Pertanyaan untuk Pemasok Jepang
  9. Cara Menulis Ulir Pipa dalam RFQ
  10. Batas Panduan Ini
  11. FAQ

Tabel Cepat: Arti Setiap Kode

Tiga pertanyaan cukup untuk memilah kode ulir pipa: male atau female, tirus atau paralel, dan di mana sambungan itu di-seal. Tabel berikut menjawab ketiganya untuk kode yang paling mungkin Anda temui.

KodeMale / femaleTirus / paralelStandarLokasi sealNama yang mungkin Anda kenal
RMale (ulir luar)TirusJIS B 0203 / ISO 7-1Di ulir (dengan sealant)BSPT male
RcFemale (ulir dalam)TirusJIS B 0203 / ISO 7-1Di ulir (dengan sealant)BSPT female
RpFemaleParalel (berpasangan dengan R)JIS B 0203 / ISO 7-1Di ulir (dengan sealant)Female paralel untuk R (juga ada di EN 10226-1); bukan ulir G
GMale atau femaleParalelJIS B 0202 / ISO 228-1Gasket, O-ring, atau permukaan dudukan, bukan di ulirBSPP
PTMale atau femaleTirusKode lama JIS (lampiran JIS B 0203)Di ulirSekarang ditulis R (male) atau Rc (female)
PSFemaleParalel (berpasangan dengan PT)Kode lama JIS (lampiran JIS B 0203)Di ulirKode terdekat saat ini adalah Rp (konfirmasikan)
PFMale atau femaleParalelKode lama JIS (lampiran JIS B 0202)Gasket atau permukaan dudukanSekarang ditulis G
NPTMale atau femaleTirusASME B1.20.1Di ulir (dengan sealant)Ulir pipa tirus Amerika

Bagian berikutnya menjelaskan tiap baris, dimulai dari sisi Jepang.

R, Rc, dan Rp: Ulir Pipa Tirus Jepang

Rc adalah simbol ulir pipa tirus female (ulir dalam) menurut JIS B 0203, standar Jepang untuk ulir pipa tirus (kanyo teepa neji). Pasangan male-nya adalah R, dan keduanya disekrupkan untuk membentuk sambungan yang tahan tekanan. Simbol ini muncul pada fitting pipa, valve, dan sambungan instrumen untuk pasar Jepang.

Sejak revisi tahun 1982, bagian utama JIS B 0203 mengikuti ISO 7-1, standar internasional untuk ulir ini. Ulir ISO 7-1 juga tercakup dalam EN 10226 (pengganti BS 21), dan di luar Jepang umumnya dijual sebagai BSPT. Panduan identifikasi Swagelok mengelompokkan JIS R dan Rc bersama BSPT sebagai ujung sambungan tirus yang sama.

"Tirus" berarti diameter mengecil ke arah ujung ulir, sehingga kekencangan kontak bergantung pada seberapa dalam komponen disekrupkan. Pada ulir paralel, diameter dasar tetap sama sepanjang sumbu. Pada ulir tirus, diameter yang terukur berubah sesuai posisi pengukuran.

Perbedaan R, Rc, dan Rp

R adalah ulir male tirus, Rc adalah ulir female tirus, dan Rp adalah ulir female paralel yang dirancang berpasangan dengan R. Rp memang paralel, tetapi ia termasuk sistem ulir pipa tirus. Paralel tidak otomatis menjadikannya ulir G.

Jika datasheet pressure gauge menulis "R1/4", port pasangannya harus Rc 1/4 atau ulir female lain yang dirancang untuk R. Daftar komponen (BOM) yang hanya menulis "1/4" tidak menyebut standar maupun jenis kelamin ulirnya. Ukuran saja tidak cukup untuk memesan.

Gambar 1 membandingkan ketiga profil dalam penampang yang disederhanakan.

Gambar 1: Ulir Male R vs Ulir Female Rc dan Rp

Garis biru menelusuri selubung (envelope) ulir. Rc menyempit ke arah dalam, Rp tetap paralel, dan keduanya dirancang untuk menerima ulir male R.

R: male tirusRc: female tirusRp: female paralelMulut → dalamMulut → dalamMenyempit ke ujung

Penampang yang disederhanakan, hanya untuk membandingkan selubung tirus dan paralel. Profil ulir dan detail permesinan sebenarnya dihilangkan.

Ketiganya dipakai pada sambungan yang di-seal di ulir. Dalam praktik, ulir di-seal dengan seal tape atau sealant cair yang ditentukan, dipilih sesuai material dan fluidanya.

Ulir pipa juga merupakan sistem tersendiri yang terpisah dari ulir baut. Jangan menyamakan ukuran R atau G dengan ukuran sekrup metrik seperti M8; sistem ukuran dan dimensinya mengikuti aturan yang berbeda.

PT, PS, dan PF: Kode Lama JIS yang Masih Ada di Gambar

PT adalah simbol lama JIS untuk ulir pipa tirus, dan masih didefinisikan dalam lampiran (fuzokusho) JIS B 0203. Berbeda dengan Rc, PT dipakai untuk ulir male maupun female. Kalau Anda hanya mengingat "PT = Rc", ulir male yang sekarang ditulis R akan terlewat.

Katalog yang menulis "R (PT)" atau "Rc (PT)" memasangkan simbol baru yang menunjukkan bentuk dengan simbol lamanya. Sistem lama juga punya PS, yaitu ulir female paralel yang berpasangan dengan PT male, dan PF, yaitu ulir pipa paralel yang kini tercakup oleh G dalam JIS B 0202. Perlakukan PT, PS, dan PF sebagai tiga hal yang berbeda.

Pada gambar lama, periksa edisi standar dan jenis kelamin tiap ulir sebelum memilih gauge inspeksi. Menurut pembuat gauge Jepang OSG, gauge PT dan gauge R menandai rentang yang diterima pada ujung pipa dengan cara berbeda (satu takik vs dua takik). Lampirannya juga tidak mencakup semua ukuran, jadi kode PT pada ukuran yang tidak lazim perlu dikonfirmasi.

Saat mengganti peralatan, bandingkan cap (kokuin) pada komponen, spesifikasi pembelian awal, dan gambar sambungan. Jika gambar dan komponen tidak sama, jangan memilih salah satunya dengan menebak. Tanyakan kepada pemasok dokumen mana yang mencerminkan kondisi as-built.

Ulir Pipa 1 Inci Bukan 25,4 mm

Ukuran nominal (yobi) ulir pipa bukan diameter luar ulir yang dikonversi ke inci. Diameter mayor ulir R1 pada bidang gauge (gauge plane) sekitar 33,249 mm (1,309 in), bukan 25,4 mm.

Karena R berbentuk tirus, diameter yang terukur juga berbeda antara ujung dan pangkal. Daripada menghafal "R1 itu 33 mm", catat diameter dan posisi mana pada tabel standar yang sedang Anda bandingkan. Kebiasaan itu lebih berguna saat memeriksa komponen di meja kerja.

Ukuran nominal pipa juga bukan diameter dalam. Diameter dalam sebenarnya bergantung pada tebal dinding, jadi gunakan diameter dalam yang nyata, bukan ukuran ulir, untuk menghitung debit dan kecepatan aliran.

NPT: Ulir Pipa Tirus Amerika

NPT adalah ulir pipa tirus Amerika yang didefinisikan dalam ASME B1.20.1. Seperti ulir R, NPT dipakai pada sambungan pipa dan instrumen, tetapi sudut ulirnya 60°, bukan 55° seperti rumpun R. Puncak dan dasar ulir NPT rata, sedangkan puncak dan dasar ulir ISO 7-1 (R/Rc) membulat.

Ukuran NPT dinyatakan dalam inci, misalnya 1/4 NPT, dan akan Anda temui pada instrumen dan valve dari banyak negara. Negara pembuat tidak menentukan standar ulirnya. Produk buatan Jepang pun bisa memiliki port NPT jika dipesan demikian, jadi periksa kode model dan keterangan sambungannya.

Sudut Ulir dan Ketirusan adalah Dimensi yang Berbeda

Angka 55° dan 60° adalah sudut antara kedua sisi (flank) satu ulir, dilihat pada penampang yang melewati sumbu. Ketirusan menggambarkan bagaimana diameter keseluruhan berubah sepanjang sumbu. Jangan memperlakukan keduanya sebagai jenis sudut yang sama.

R, Rc, dan NPT semuanya memakai ketirusan yang sama: 1:16 pada diameter. Sudut ulir, TPI, diameter, serta bentuk puncak dan dasar ulir masing-masing ditetapkan oleh standarnya sendiri, sehingga ketirusan yang sama tidak membuat ulirnya bisa dipertukarkan.

Gambar 2 memperbesar satu ulir untuk menunjukkan perbedaan sudutnya.

Gambar 2: 55° vs 60° adalah Sudut Profil Ulir

Satu ulir diperbesar untuk menunjukkan sudutnya. Radius puncak dan dasar, pemotongan (truncation), dan toleransi disederhanakan.

Rumpun R: 55°NPT: 60°55°60°Bukan sudut ketirusanCek juga TPI dan diameter

Ketirusan 1:16 berarti diameter berubah 1 satuan setiap 16 satuan panjang. Itu besaran yang berbeda dari kemiringan satu flank atau sudut ulir, jadi tulis dimensi mana yang Anda maksud saat mencantumkannya pada gambar.

NPS dan NPTF Bukan Nama Lain NPT

Ulir pipa lurus (paralel) Amerika punya beberapa jenis, seperti NPSM dan NPSC, masing-masing dengan tujuan dan aturan pasangan sendiri. Jangan menyingkatnya menjadi "NPS" lalu menganggap semuanya sama. Periksa kode lengkap dan jenis sambungan yang ditetapkan untuk produk tersebut.

NPTF adalah ulir Dryseal yang didefinisikan dalam ASME B1.20.3. Ulir ini dirancang untuk menyekat lewat kontak antara puncak dan dasar ulir, sesuatu yang tidak diandalkan NPT. Karena dimensi puncak dan dasarnya berbeda, jangan menganggap NPTF dan NPT sama hanya karena ukuran dan TPI-nya cocok.

Rc (PT) vs NPT: Perbandingan Berdampingan

Perbedaan utamanya ada pada sudut ulir (55° vs 60°), TPI pada tiap ukuran, dan dimensi detailnya. Ukuran nominal yang sama tidak pernah membuat pasangan yang benar. Jika keduanya harus disambung, gunakan adapter (henkan tsugite) yang memang dibuat untuk itu.

ButirR / Rc / RpNPT
StandarJIS B 0203 (berdasarkan ISO 7-1)ASME B1.20.1
Sudut ulir55°60°
Puncak dan dasar ulirMembulatRata
KetirusanR dan Rc: 1:16. Rp: paralel1:16
Jenis kelamin dalam kodeR = male; Rc dan Rp = femaleTidak ada dalam simbol; tulis male atau female secara terpisah
Simbol lama atau terkaitPT dan PS masih munculBedakan dari NPTF, NPSM, dan lainnya
Bisa dipertukarkan?Tidak. Jangan mencampur rumpun R dengan NPT, meskipun ukuran atau TPI-nya sama.

TPI Sama 14 pada 1/2 dan 3/4, Tetap Tidak Kompatibel

TPI tidak berbeda pada semua ukuran. Pada 1/2 dan 3/4, kedua sistem memakai 14 ulir per inci. Sudut ulir dan diameternya tetap berbeda, jadi TPI yang sama bukan bukti bahwa ulirnya cocok.

Pada 1/4 dan 3/8, rumpun R memiliki 19 TPI dan NPT 18. Karena pitch-nya berbeda, ulir makin tidak sejalan semakin dalam ia terpasang, dan rasa beberapa putaran dengan tangan tidak bisa memastikan standarnya.

Gambar 3 mencantumkan TPI untuk ukuran yang umum dan mengonversi ukuran 1/4 menjadi pitch dalam milimeter.

Gambar 3: Ulir per Inci, Rumpun R vs NPT

Nilai dalam ulir per inci (TPI). Pakai tabel ini untuk membedakan standar, bukan untuk menerima atau menolak komponen.

UkuranRumpun R (ISO 7-1)NPTArtinya
1/82827TPI berbeda
1/4 dan 3/81918TPI berbeda
1/2 dan 3/41414TPI sama, tetapi bentuk ulir dan diameternya berbeda
11111,5TPI berbeda
Pitch dari jumlah ulir per inci
p = 25,4n
Membandingkan ukuran 1/4
pR = 25,419 ≈ 1,3368 mm
pNPT = 25,418 ≈ 1,4111 mm
p: jarak aksial antara dua ulir yang bersebelahan (mm). n: jumlah ulir per inci. Subskrip R dan NPT adalah jenis ulir. 1 in = 25,4 mm. Nilai dibulatkan sampai empat angka desimal.

Pitch gauge memungkinkan Anda membandingkan jarak antar ulir, tetapi gauge-nya juga harus cocok dengan bentuk ulir. Ukuran 1/2 dan 3/4 tampak sangat mirip pada kedua sistem. Swagelok mencatat bahwa identifikasi yang pasti kadang membutuhkan optical comparator, jadi cocokkan gambar, cap, dan spesifikasi pembuat, jangan memaksakan kesimpulan dari pengukuran saja.

Mengukur diameter luar dengan jangka sorong juga membantu mempersempit kemungkinan, tetapi hasilnya dipengaruhi posisi pengukuran pada bagian tirus dan oleh keausan. Jangan memakai tabel identifikasi sebagai standar penerimaan. Untuk inspeksi, gunakan gauge dan metode yang ditetapkan standar.

BSPT, BSPP, dan Posisi Ulir G

BSPT (British Standard Pipe Taper) adalah nama umum untuk ulir tirus rumpun ISO 7-1, dan Anda akan menemuinya saat mencocokkan ulir R dan Rc Jepang dengan fitting dari luar Jepang. Spesifikasi yang hanya menulis "BSP" belum menjelaskan apakah ulirnya tirus atau paralel, dan bagaimana ujung sambungan di-seal.

BSPP (British Standard Pipe Parallel) adalah nama umum untuk ulir pipa paralel yang terkait dengan ISO 228-1, yaitu ulir G. BSPT dan BSPP tampak mirip di atas kertas, tetapi cara seal-nya bisa berbeda. Periksa gambar sambungan produk dan standar yang dirujuknya sebelum memilih komponen pasangannya.

Hal yang sama berlaku saat instrumen dari luar Jepang dipasang pada perpipaan Jepang. Baca gambar sambungannya untuk membedakan R, Rc, Rp, atau G. Jika hanya tertulis "BSP", tanyakan kepada pembuat standar yang berlaku dan metode seal-nya.

Ulir G di-seal pada Gasket, O-ring, atau Permukaan Dudukan

G adalah ulir pipa paralel, dan tidak seperti rumpun R, ia tidak dimaksudkan untuk menyekat di ulir. G bekerja bersama fitur seal yang dirancang pada ujung sambungan, seperti gasket, O-ring, atau permukaan dudukan. Untuk sambungan berulir lurus seperti ini, Swagelok mencatat bahwa sealant ulir tidak diperlukan maupun dianjurkan.

Jangan memasukkan G male ke Rc female, atau R male ke G female, hanya karena ukurannya sama. Kecuali pembuat peralatan secara khusus merancang dan menetapkan sambungan campuran, pastikan standar ulir dan fitur seal-nya memang satu paket.

Gambar 4 menunjukkan di mana tiap jenis sambungan menyekat.

Gambar 4: Seal di Ulir vs Seal di Permukaan

Kiri: R ke Rc. Kanan: contoh sambungan G dengan gasket pada permukaan. Warna biru menandai titik seal. Pada gambar kanan, gasket terjepit di antara bahu bagian male dan muka ujung bagian female.

R + Rc: seal di ulirContoh G: seal di mukaSealant yang ditetapkan di ulirGasket di antara bahu dan mukaGasket

Penampang yang disederhanakan, ulir dan dimensi dihilangkan. Sisi kanan menunjukkan satu contoh sambungan G.

Ulir yang terasa kencang tidak menghentikan kebocoran jika permukaan seal yang dimaksud tidak pernah bersentuhan. Perlakukan "terpasang secara mekanis" dan "tersekat" sebagai dua pemeriksaan terpisah, seperti pada permukaan flange dan gasket.

Untuk sambungan yang memakai O-ring atau gasket, Anda juga membutuhkan material seal yang cocok dengan fluida, suhu, dan tekanan, serta permukaan seal yang benar pada bagian pasangannya. Tuliskan kondisi tersebut pada gambar, bukan hanya simbol ulirnya.

Kombinasi Mana yang Merupakan Pasangan Standar?

Pakai tabel ini sebagai penyaringan awal ketika komponen campuran tiba di meja kerja. "Bukan pasangan standar" berarti kombinasi itu tidak didefinisikan oleh standar umum; hanya rancangan dan persetujuan khusus dari pembuat yang dapat membenarkannya.

MaleFemaleStatusSeal
RRcPasangan standar (tirus/tirus)Di ulir, dengan sealant
RRpPasangan standar (tirus/paralel)Di ulir, dengan sealant
GGPasangan standar (paralel/paralel)Gasket, O-ring, atau permukaan dudukan
GRc atau RpBukan pasangan standarKonfirmasikan dengan pembuat
RGBukan pasangan standarKonfirmasikan dengan pembuat
NPTNPTPasangan standarDi ulir, dengan sealant
NPTRc, Rp, atau G (atau sebaliknya)Tidak kompatibelGunakan adapter

Menulis Spesifikasi Adapter dan Suku Cadang Pengganti

Saat memakai adapter, tulis kedua ujungnya, misalnya "R 1/4 male di satu ujung, 1/4 NPT female di ujung lain". Tulisan "adapter 1/4" tidak menyebut arah maupun jenis kelamin. Permintaan yang samar seperti itulah yang membuat pabrik menerima adapter dengan dua ujung male.

Ulir yang cocok tidak menjamin bahwa body adapter sesuai dengan sistemnya. Periksa tekanan kerja, material, dan rentang suhunya. Adapter kecil tetap bagian dari batas tekanan sistem, jadi nilai dengan kondisi operasi yang sama seperti instrumen atau valve yang disambungnya.

Sambungan dengan material berbeda atau baja tahan karat (stainless) juga perlu memperhatikan korosi dan galling. Pilih cara perakitan yang tidak membebani ulir secara berlebihan. Jika penggantian mengubah material, periksa kecocokan dengan bahan kimia dan lingkungan, bukan hanya kekuatan.

Pressure gauge dengan sambungan berulir, manifold instrumen, dan fitting lepas di atas meja kerja
Tampilan luar saja tidak dapat memastikan standar ulir. Cocokkan kode model instrumen dan fitting, gambar sambungan, dan keterangan ulirnya.

Jumlah putaran dan torsi pengencangan bergantung pada ukuran, material, sealant, dan komponen yang disambung. Jangan memaksa ulir yang tidak cocok masuk dengan kunci, dan jangan terus mengencangkan hanya untuk menghentikan kebocoran. Kembali ke petunjuk perakitan dari pembuat.

Ulir female dari plastik perlu perhatian ekstra. Menyekrupkan ulir male tirus ke dalamnya dapat melebarkan bagian female sampai retak. Pembuat pipa plastik Jepang seperti Kubota ChemiX memberi peringatan tentang pengencangan sambungan berulir pada fitting plastik, jadi ikuti kondisi yang ditetapkan pembuatnya.

Seal tape dan sealant cair tidak dapat menutupi standar yang tidak cocok. Jaga agar sealant tidak terdorong keluar melewati ujung ke jalur aliran, karena dapat terbawa masuk ke instrumen sebagai kotoran.

Sebelum melonggarkan sambungan apa pun, pastikan secara terpisah bahwa aliran sudah diisolasi dan tekanan sisa sudah hilang. Ikuti prosedur isolasi dan lockout/tagout (LOTO) di lokasi Anda, sesuai aturan K3 perusahaan. Setelah perakitan, periksa kebocoran dan fungsi dengan metode yang ditetapkan, lalu catat spesifikasi port dan adapter.

Foto yang memperlihatkan cap, ditambah gambar yang diperbarui, menyelamatkan orang berikutnya dari keharusan mengidentifikasi ulir dari nol.

Daftar Cek: Pastikan Sebelum Menyambung

Gambar 5 memindahkan keputusan dari "sepertinya muat" kembali ke standar dan seal. Jika ada baris yang belum diketahui, selesaikan sebelum apa pun dikencangkan.

Gambar 5: Periksa Cap, Gambar, dan Spesifikasi Pembelian Sekaligus

Catat setiap butir untuk setiap sambungan, termasuk kedua ujung adapter.

ButirYang dicatat (contoh)Akibat jika terlewat
Standar dan jenis kelaminR 1/4 male; 1/4 NPT femaleSalah standar atau salah jenis kelamin pada ukuran yang sama
Tirus atau paralelRc vs Rp vs GSalah menduga di mana sambungan menyekat
Metode sealTape atau compound yang ditetapkan; permukaan dudukan atau O-ringSambungan kencang tetapi tetap bocor
Kondisi operasiMaterial, fluida, tekanan, suhuBagian selain ulir tidak sesuai
Bukti dan revisiCap, gambar sambungan, kode model, manualTebakan tentang kode lama terbawa ke penggantian berikutnya

Pertanyaan untuk Pemasok Jepang

Kirim pertanyaan ini sebelum peralatan dikirim, idealnya selagi gambar outline masih ditinjau. Minta jawaban tertulis pada gambar agar tidak ada kebingungan di kemudian hari.

  • Setiap sambungan dibuat menurut standar mana: JIS B 0203 (R, Rc, Rp), JIS B 0202 (G), atau ASME B1.20.1 (NPT)?
  • Apakah setiap sambungan male atau female, dan tirus atau paralel?
  • Di mana setiap sambungan menyekat: di ulir dengan sealant, atau di gasket, O-ring, atau permukaan dudukan? Apakah seal disertakan bersama peralatan?
  • Gambar menunjukkan PT, PS, atau PF. Apa kode saat ini untuk setiap port (R, Rc, Rp, atau G)?
  • Bisakah peralatan dipasok dengan sambungan NPT? Jika tidak, apakah Anda menyediakan adapter, dan apa material serta tekanan kerjanya?
  • Apakah cap pada komponen sesuai dengan revisi gambar yang kami pegang?
  • Sealant, cara pengencangan, serta torsi atau jumlah putaran apa yang Anda rekomendasikan untuk setiap sambungan?

Cara Menulis Ulir Pipa dalam RFQ

Tulis kode, ukuran, jenis kelamin, dan nomor standar setiap kali. Contoh di bawah ditulis dalam bahasa Inggris karena umumnya itulah bahasa korespondensi dengan pemasok Jepang. Nilai dalam tanda kurung siku hanyalah pengganti; ganti dengan kondisi operasi Anda yang sebenarnya.

  • Sambungan instrumen: "Process connection: R 1/4 male taper pipe thread per JIS B 0203 (ISO 7-1)."
  • Port peralatan: "Instrument ports: Rc 1/2 female taper pipe thread per JIS B 0203 (ISO 7-1). NPT not acceptable unless approved in writing."
  • Port paralel: "Port: G 1/4 female parallel pipe thread per ISO 228-1 (JIS B 0202). State the sealing method (gasket, O-ring, or seating face) and supply the seal."
  • Adapter: "Adapter, 1/4 NPT male (ASME B1.20.1) x Rc 1/4 female (JIS B 0203 / ISO 7-1), [316 stainless steel], rated for [X MPa (X psi)] at [Y °C (Y °F)]."
  • Persyaratan gambar: "Show the thread standard, size, and gender for every connection on the outline drawing. Do not use PT, PS, or PF without the current designation."

Jika perlu menanyakan pesanan yang sudah berjalan, Anda dapat menyesuaikan pesan di bawah ini. Satu pertanyaan per baris memudahkan pemasok menjawab tiap butir.

Subject: Thread standard of instrument connections, [Model / PO number]

Hello [Name],

Please confirm the following for the connections shown on drawing [number], revision [X]:
1. Thread standard of each port (JIS B 0203 R/Rc/Rp, JIS B 0202 G, or ASME B1.20.1 NPT)
2. Male or female
3. Sealing method (thread sealant, gasket, or O-ring)
4. Current designation for any port marked PT, PS, or PF

Our site piping uses NPT. If adapters are needed, please quote them with material and pressure rating.

Thank you,
[Your name]
[Company]

Batas Panduan Ini

Panduan ini untuk mengidentifikasi ulir dan mengajukan pertanyaan yang tepat. Nilai di dalamnya untuk membedakan standar, bukan untuk menerima atau menolak komponen. Untuk inspeksi, gunakan gauge dan metode dalam standar yang berlaku.

Untuk peralatan bertekanan, gas bahan bakar, hidrolik tekanan tinggi, dan sistem lain yang diatur regulasi, perancang sistem dan peraturan yang berlaku (termasuk ketentuan K3, misalnya UU No. 1 Tahun 1970 beserta aturan turunannya) yang menentukan sambungan mana yang boleh dipakai. Sambungan campuran pada sistem seperti itu memerlukan persetujuan mereka, bukan keputusan di meja kerja.

Soal standar nasional: ISO 7-1 dan ISO 228-1 adalah standar internasional, dan kami belum dapat memastikan nomor SNI yang sepadan. Karena itu tulis nomor standar asli (JIS, ISO, atau ASME) pada spesifikasi pembelian, dan minta pemasok menyatakan kesetaraannya jika Anda memerlukan acuan SNI.

Beberapa sambungan yang memakai ulir G adalah sistem fitting lengkap dengan geometri seal sendiri, seperti fitting flare 30° JIS (JIS B 8363). Port O-ring berulir lurus seperti SAE J1926 juga merupakan sistem tersendiri. Identifikasi seluruh ujung sambungan, bukan hanya ulirnya, dan konfirmasikan detailnya kepada pembuat.

FAQ

Apa padanan NPT untuk PT atau R 1/4?

Tidak ada ulir NPT yang berpasangan dengan PT atau R 1/4. PT adalah nama lama untuk ulir R (male) atau Rc (female); rumpun R bersudut 55° dan 19 TPI pada 1/4, sedangkan 1/4 NPT bersudut 60° dan 18 TPI. Untuk menyambungkannya, gunakan adapter yang kedua ujungnya ditetapkan, misalnya 1/4 NPT male x Rc 1/4 female.

Apakah 1/2 NPT cocok dengan Rc 1/2 karena sama-sama 14 TPI?

Tidak. Keduanya 14 TPI, tetapi sudut ulir dan diameternya berbeda sehingga tidak membentuk sambungan yang benar, walaupun beberapa putaran pertama bisa masuk dengan tangan. Gunakan adapter yang kedua ujungnya ditetapkan.

Apakah Rp dan G sama karena keduanya paralel?

Tidak. Rp adalah ulir female paralel yang dirancang berpasangan dengan R male dan menyekat di ulir, sedangkan G termasuk sistem ulir pipa paralel lain yang menyekat pada gasket, O-ring, atau permukaan dudukan. Periksa dulu di mana sambungan dirancang menyekat sebelum menukar yang satu dengan yang lain.

Bisakah ulir pipa diidentifikasi hanya dengan jangka sorong dan pitch gauge?

Keduanya membantu mempersempit kemungkinan, tetapi tidak selalu bisa memastikan, terutama untuk standar yang mirip seperti R vs NPT pada 1/2 dan 3/4, atau komponen yang aus. Cocokkan cap, kode model, dan gambar sambungan, lalu gunakan gauge yang ditetapkan atau konfirmasi pembuat jika perlu.

Apakah sealant yang lebih banyak membuat ulir yang tidak cocok bisa dipakai?

Tidak. Sealant lebih banyak tidak memperbaiki perbedaan bentuk atau diameter ulir. Samakan dulu standar ulirnya, lalu rakit dengan sealant, jumlah, dan kondisi pengencangan yang ditetapkan.

Sumber

Bermanfaat? Bagikan

Tentang editor

Editor MONOSCOPEFOUNDER & EDITOR

Sekitar sepuluh tahun bekerja di produsen peralatan pabrik dan perusahaan rekayasa pabrik, menangani usulan, desain, dan uji jalan peralatan, lalu beralih ke pemasaran digital. Kini menjadi konsultan web bagi produsen B2B, membantu mereka menjelaskan produk dan teknologinya. Memegang lisensi nasional Jepang sebagai Energy Manager dan Insinyur Kepala Listrik Kelas Tiga.

Menulis blog teknik sejak 2017 (lebih dari 500 artikel) dan mengelola kanal YouTube berbahasa Jepang dengan sekitar 20.000 pelanggan. Setiap panduan ditulis dari sudut pandang lantai produksi Jepang dan diperiksa terhadap standar yang dikutip.

MoreRelated

Panduan lainnya

Semua panduan